Kamis, 01 Okt 2026
Beranda › Berita
Berita

3 Penyebab Utama Rambut Rusak yang Perlu Diwaspadai

✍️ Dewi 🕒 17 Sep 2026 👁️ 6x dibaca
rusak3
rusak3 Foto: instagram.com

Rambut rusak adalah kondisi ketika mahkota kepala kehilangan kelembapan, elastisitas, dan kekuatan alaminya. Akibatnya, rambut tampak kusam, bercabang, mudah patah, kering, rapuh, mudah rontok, dan sulit diatur.

Memahami penyebab utama kerusakan rambut penting untuk melakukan perawatan yang tepat dan mengembalikan kesehatan mahkota kepala kamu.

1. Penggunaan Alat Penata Rambut Panas dan Bahan Kimia Berlebihan

Penyebab pertama kerusakan rambut seringkali berasal dari penggunaan alat penata rambut yang menghasilkan panas tinggi dan bahan kimia secara berlebihan.

Alat seperti catokan, hair dryer, atau pengeriting rambut yang rutin digunakan dapat merusak protein alami rambut dan menghilangkan kelembapan esensialnya.

Panas yang intens ini membuat rambut menjadi kering, rapuh, dan mudah patah, terutama pada batang dan ujung rambut.

Selain itu, perawatan rambut dengan bahan kimia seperti pewarnaan, pelurusan, atau pengeritingan kimia dapat merusak lapisan pelindung rambut atau kutikula.

Kerusakan kutikula menyebabkan rambut kehilangan kilau dan kelembutannya, sehingga tampak kusam, kering, dan bercabang. Bahan kimia ini juga berpotensi menghilangkan melanin dari batang rambut, mengubah karakternya.

2. Kebiasaan Perawatan Rambut yang Kurang Tepat

Kedua, kebiasaan perawatan rambut yang salah juga berkontribusi besar pada kerusakan.

Keramas terlalu sering, terutama setiap hari, dapat menghilangkan minyak alami rambut yang berfungsi menjaga kelembapan, apalagi jika menggunakan sampo dengan bahan pembersih keras.

Mencuci rambut dengan air panas juga dapat membuka kutikula dan menghilangkan kelembapan alami, sementara menggosok sampo secara kasar berpotensi merusak helainya.

Tidak menggunakan kondisioner setelah keramas adalah kesalahan umum yang membuat rambut kehilangan kelembapan dan rentan bercabang.

Menyisir rambut saat basah juga merugikan karena rambut basah berada dalam kondisi paling rapuh dan mudah patah.

Kebiasaan mengeringkan rambut dengan menggosoknya terlalu kuat menggunakan handuk atau mengikat rambut terlalu kencang juga dapat menyebabkan tekanan berlebih pada akar dan batang rambut, memicu kerapuhan dan kerontokan.

3. Paparan Lingkungan dan Kekurangan Nutrisi

Penyebab ketiga melibatkan faktor eksternal dan internal, yaitu paparan lingkungan serta kekurangan nutrisi.

Sinar ultraviolet (UV) dari matahari dapat merusak struktur rambut secara bertahap, menghilangkan kelembapan, dan membuatnya kering, rapuh, serta mengubah warna rambut.

Partikel polusi di udara juga dapat menempel pada rambut, membuatnya terasa kotor dan lemah.

Asupan nutrisi yang tidak memadai juga berdampak langsung pada kesehatan rambut.

Rambut membutuhkan protein, zat besi, vitamin D, zinc, dan asam folat agar tetap kuat dan sehat, sehingga kekurangan nutrisi ini dapat mengganggu pertumbuhan rambut, membuatnya menjadi tipis, rapuh, dan mudah patah.

Selain itu, stres berlebihan dan kondisi medis atau hormonal tertentu seperti hipotiroidisme atau perubahan hormon kehamilan juga dapat memengaruhi kesehatan rambut, menyebabkan kerontokan atau kerapuhan.

Mengenali tiga penyebab utama rambut rusak ini adalah kunci untuk mengembalikan kesehatan dan keindahan rambut kamu.

Untuk mengatasi kerusakan, batasi penggunaan alat panas dan bahan kimia, serta selalu gunakan pelindung panas sebelum menata rambut.

Terapkan perawatan rambut yang tepat dengan menggunakan kondisioner setelah keramas, aplikasikan masker rambut secara rutin satu hingga dua kali seminggu, dan gunakan serum atau vitamin rambut untuk nutrisi tambahan.

Potong ujung rambut bercabang setiap enam hingga dua belas minggu untuk menghilangkan bagian yang rusak dan mencegah kerusakan merambat ke atas.

Lindungi rambut dari lingkungan dengan menggunakan topi atau produk pelindung rambut saat beraktivitas di bawah sinar matahari langsung.

Pastikan juga kamu memenuhi kebutuhan nutrisi dengan mengonsumsi makanan bergizi seimbang yang kaya protein, zat besi, zinc, vitamin D, dan asam folat untuk mendukung pertumbuhan rambut yang sehat.

Sisir rambut dengan lembut menggunakan sisir bergigi jarang, terutama saat rambut masih basah, dan hindari menyisir terlalu kasar.

Hindari keramas terlalu sering, cukup dua sampai tiga kali seminggu untuk rambut kering, dan gunakan air dingin atau hangat, bukan air panas.

Keringkan rambut dengan hati-hati, bungkus dengan handuk untuk menyerap air dan biarkan mengering secara alami atau dengan diangin-anginkan, hindari menggosok terlalu kuat.

Dengan perawatan yang konsisten dan perubahan kebiasaan sehari-hari, rambut rusak dapat diperbaiki dan dicegah agar tidak semakin parah. Pembaca diharapkan untuk memastikan sendiri informasi terkini sebelum memutuskan.

Disusun dengan bantuan penelusuran web dari: alodokter.com, halodoc.com, clearhaircare.com, dove.com, traveloka.com, sunsilk.co.id, loreal-paris.co.id, hellosehat.com.

D
DewiEditor
💬

Diskusi

Bagikan pendapat Anda
0 komentar

Lengkapi data kamu

Sekali isi untuk bisa berkomentar.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Artikel Terkait

News Update